menerjemahkan sebuah lagu lama

Betapapun saya telah berusaha keras menulis baris demi baris puisi, masih pantas saya malu kepada kemampuan orang-orang terdahulu. Satu lagu [berbahasa Bugis, bahasa ibu saya] di bawah ini adalah buktinya. Betapa puitis lagu itu, apalagi saat dinyanyikan. Sebagai orang yang tinggal jauh dari keluarga, saya suka menyanyikan lagu itu, utamanya menjelang petang.

Saya berusaha menerjemahkannya, tetapi, ah, betapa buruk hasilnya.

*

Labuni Essoe

labuni essoe turunni uddanie
wettunnani massenge’ ri tau mabelae

mabelani laona tengnginana taddewe’
tekkarebanna pole, teppasenna pole

waseng magi muonro ri dolangeng
temmulettutona temmurewetona

iyami ripuada idi tea iyya tea
idi temmadampe iyya temmasenge
idi temmadampe iyya temmasenge

ajamua mupakkua menreppa ri cempae
uanrei buana na mecci elo’mu
uanrei buana na mecci elo’mu

mecci elo manre cempa
waena kalukue mappasau-sau dekka
waena kalukue mappasau-sau dekka

*

Telah Rembang Petang

telah rembang petang, telah datang kenangan
saatnya merindu-kenangkan orang di kejauhan

sungguh jauh kau pergi melupakan pulang
tiada kabar sampai, tiada pesan datang

gerangan mengapa kau tinggal di angan-angan
sampai tidak sampai, kembali tidak kembali

anggap begini saja: kau tak ingin, aku tak ingin.
kau tidak menyebut namaku, aku melupakan namamu.
kau tidak menyebut namaku, aku melupakan namamu.

tapi jangan, kau lakukan. jika aku panjat pohon asam
aku cicipi buahnya akan mengalir air liur dari bibirmu
aku cicipi buahnya akan mengalir air liur dari bibirmu

jika kering liurmu ingin mencicip buah asam
segelas air kelapa akan menghapus seluruh haus
segelas air kelapa akan menghapus seluruh haus

*

Beberapa kali saya mendengar lagu itu dengan lirik dan irama-musik berbeda. Saya mencari versi ‘jadul’ lagu itu, tetapi saya selalu cuma menemukan versi modern. Sebagian di antaranya bahkan ‘dirusak’ dengan remix.

Jika ada di antara kalian yang memiliki versi lamanya, mohon kabari saya. Sungguh, saya merindukannya.

2 thoughts on “menerjemahkan sebuah lagu lama

  1. “temmulettutona temmurewetona” kalimat ini kalau sy terjemahkan jadi gini : tak jua sampai (di tempat tujuan) tapi tak jua kembali
    bagaimana menurutta’?😀
    sy malah ndak pernah dengar lagu ini dinyanyikan sm penyanyi asli, dulu cuman sering sy dengar dari nenek saya🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s