sejumlah #sajakcinta di radio

semua sajak di bawah ini direkam dan diudarakan oleh i-radio makassar. puisi-puisi itu diambil dari dua buku terbaru saya: tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita dan sudahkah kau memeluk dirimu hari ini? catatan: jika anda tertarik mendengar pembacaan puisi saya yang lain, silakan berkunjung ke sini. jika anda tertarik memiliki kedua buku saya, silakan … Baca lebih lanjut

pemenang paket kecil dari @hurufkecil

pemenang paket kecil dari @hurufkecil

setelah menunggu beberapa hari, saya akan mengumumkan dua orang yang beruntung mendapatkan masing-masing satu paket buku saya. setiap paket akan berisi empat judul buku saya; tokoh-tokoh yang melawan kita dalam satu cerita, perkara mengirim senja, perempuan yang melukis wajah, dan sudahkah kau memeluk dirimu hari ini? terima kepada semua yang telah ikut berpartisipasi dengan memberikan … Baca lebih lanjut

sejumlah perihal sederhana dan dua paket kecil

1. setelah bulan mei diberi kesempatan menulis bersama sejumlah kawan di twitter dalam kumpulan cerita pendek perkara mengirim senja, sebuah antologi persembahan untuk seno gumira ajidarma, bulan ini hadir kesempatan yang sama. maka terbit perempuan yang melukis wajah, satu antologi cerita pendek bertema hujan bersama sejumlah penulis lain. saya sudah hampir lupa bagaimana caranya menulis … Baca lebih lanjut

Originally posted on adrainy:
 Oleh Reni Umbara  “Ini masih Aan yang penyair dan penulis, bukan?” Sekalimat sindiran yang spontan diucapkan atau lebih tepatnya diketikkan dalam percakapan saya dengan Aan Mansyur itu ternyata mengantarkan saya lebih dekat kepada beratus-ratus judul puisi. Belajar berkenalan, walaupun setelah beberapa kali pertemuan, puisi bagi saya tetaplah asing. Puisi – puisi…

Akhir Mei dan Proyek Sederhana untuk Kamu

Sepulang dari satu tempat, saya menemukan di ponsel yang saya lupa bawa, 17 panggilan tidak terjawab dari mama saya. Selama seharian, saya sudah membuat dia khawatir dengan tidak menjawab panggilannya. Bukan kebiasaan mama saya menelpon pada siang hari. Dia selalu melakukannya pada subuh hari atau tengah malam ketika dia bangun untuk mendirikan shalat tahajud. Pasti … Baca lebih lanjut

Puisi-Puisi Cinta Ini Berharap Bisa Memeluk Kamu Segera

* dunia yang lengang sebuah usaha, agar orang-orang lebih banyak bicara dengan mata, pemerintah membuat aturan ketat. setiap orang hanya berhak memakai seratus tiga puluh kata per hari, pas. jika telepon berdering, aku meletakkan gagangnya di telingaku tanpa menyebut halo. di restoran aku menggunakan jari telunjuk memesan mi atau coto makassar. aku secermat mungkin melatih … Baca lebih lanjut

Sudahkah Kau Memeluk Dirimu Hari Ini?

sudahkah kau memeluk dirimu hari ini? masih aku ingat pertanyaanmu itu dulu aku tak bisa menjawabnya tetapi begitulah kau, selalu begitu, jika ada pertanyaan kau lontarkan sudah kau siapkan juga jawaban lenganmu memang terlalu pendek buat tubuhmu tetapi tentu saja cukup panjang buat tubuhku lalu kau merasuk ke dalam pelukanku dan berdiam di sana … … Baca lebih lanjut

Musikalisasi ‘Hukum Kekekalan Tawa’ dalam Dua Versi

Menyenangkan melihat beberapa judul puisi dalam buku terbaru saya, Tokoh-Tokoh yang Melawan Kita dalam Satu Cerita, berubah menjadi lagu di tangan sejumlah orang. Salah satu puisi itu adalah Hukum Kekekalan Tawa. Berikut ini ada dua versi musikalisasi puisi Hukum Kekekalan Tawa. 1. Versi Iip Pannyiwi dan Fattah Tuturilino. Versi ini jadi original soundtrack sebuah film … Baca lebih lanjut

Originally posted on katabergerak:
http://youtu.be/1SuNw5_6MLg Selama Dua Jam Aku Berpikir tentang Pikiran Kamu Di dekat jendela, di kursi 25A Sriwijaya, aku mengikat diri. Ini perjalanan dari Makassar ke Jakarta, penerbangan dari timur ke barat melintasi langit Oktober yang bingung pada perangai sendiri. Aku tak mampu terpejam dan bermimpi, selama dua jam aku cuma mampu berpikir…