Filed under puisi

Puisi tentang Doa yang Terbata-bata

Entah mengapa selalu aku bayangkan puisi ini doa seorang anak kecil yang terbata-bata. Tuhan, maukah Kau mengatakan kepada Bapak agar dia berhenti bercita-cita seperti anak kecil? Dia ingin dunia dan isinya jadi tabungan keluarga. Katanya untuk masa depan aku, padahal aku tak mau menanggung dosa itu. Tuhan, tolonglah kami! * Entah mengapa selalu aku bayangkan aku … Baca lebih lanjut

Riwayat Dinding dan Dingin

1. kami bersandar merapatkan punggung masing-masing pada dinding. ia tiba-tiba bertanya: untuk apa dinding diciptakan? dinding, kataku, dibuat untuk memisah- misahkan. yang satu jadi dua atau jadi bilangan- bilangan berlainan, jadi kawan dan lawan, jadi ada aku jadi ada kau. sebab, sesungguhnya, sebelum ada dinding, segala sesuatu hanya satu. hanya satu. aku bangkit dan membuka daun-daun jendela. di … Baca lebih lanjut

Sekuel

kelak ketika usia tua datang, ingatan kembali dihidupkan. lalu tiba-tiba ada yang tumbuh dari waktu, deretan kata yang pernah engkau semaikan ke telingaku waktu itu, puluhan tahun lalu. janji yang pernah mati-terkubur rongsokan ingatanku dan ingatanmu yang berkarat itu. kelak ketika usia tua datang, janji kembali menagih dan menguji. kata-kata lamamu akan tumbuh jadi sebatang … Baca lebih lanjut

puisi yang pohon

apa yang hendak dikatakan kata-kataku? cangkang belaka kata-kataku. rumah berpenghuni rasa penasaran. kue keberuntungan berisi ‘maaf, anda tidak beruntung!’ aku pula penuh kekosongan atau kau, pengungsi anonim yang lapar. butuh buah kata-kata. aku ingin menjadikan kata-kata sebagai mata-mata. mampu menciptakan sesuatu yang terlihat dan menangkap kau. aku selalu bicara, tetapi kata-kataku tidak. aku mengisi kata-kata … Baca lebih lanjut

waktu dan musim ibu

ibuku berdoa di balikpapan. aku ada di satu-satunya pukul 5 pagi hari ini. dari makassar, aku ingin bisa menulis satu puisi untuknya, sebelum senyum gadis tetangga mengalahkan aku. dia juga puisi. ramah melintas di depan rumah. matahari yang masih segar acap mengalihkan kata-kataku menjadi milik gadis itu. aku sudah tua, usiaku mulai sering mengeluhkan takut … Baca lebih lanjut

tiga catatan kecil sebelum tidur

1 mimpi buruk selalu tiba sebelum aku tertidur: usai menutup pintu dan memadamkan lampu, kau datang menyalakan seluruh masa lampau. 2 di antara semua yang aku jaga dalam ingatan dan semua yang kau pelihara dalam kenangan ingin sekali aku bangun sebuah persimpangan tempat di mana sekali lagi kita akan berpapasan sejenak saling bertukar pandang atau … Baca lebih lanjut

hantu penyanyi

Ia menekan-nekan tuts keyboard mengetik kata ‘piano’ lagi dan lagi, juga titik dan koma, sambil dalam hati menyanyikan lagu ciptaan sendiri—yang ia hafal sisa beberapa bagian: 1. Berdering-dering ‘halo’ yang aku kirim sejak bertahun-tahun lalu belum kau jawab hingga sekarang. Aku tahu kau dengar. 2. Kepalaku kampung, dipenuhi anak kecil yang berlarian mengejar bayang-bayang mereka … Baca lebih lanjut

jam berapa semalam mataku mati terpejam?

setiap malam selalu ada saat ketika percakapan kita terhenti dan aku tertidur aku tidak pernah paham kenapa aku tak mampu merasakan kapan tepatnya detik-detik jam menjatuhkan aku ke dalam kubur tidur juga tidak pernah bisa mengingat-ingatnya tidak ada orang, tidak ada kecuali engkau yang tahu waktu saat aku meninggalkanmu masih dengan mata dan senyum menyala … Baca lebih lanjut

menikmati malam natal di ambon

~ bersama @iphankdewe sepanjang malam kami tak terpejam. dari pucuk bukit tempat barak-barak pengungsi pernah berdiri, kami menyaksikan langit yang semula tidur bagai bayi tiba-tiba jadi lautan cahaya. cahaya. cahaya. sebuah bah cahaya. kota ambon mata-air-cahaya. dari ribuan rumah bermancuran cahaya, kemudian pecah di udara bermekaran sebagai kegembiraan warna-warni. ledakan-ledakannya adalah hentakan musik hip-hop. tidak … Baca lebih lanjut