teh

tadi pagi ketika tiba di kantor, saya tahu, semalam kamu benar,
saya tidak boleh menunda tidur sampai terlalu larut—kecuali kita
berada pada jadwal bercinta—sebab banyak laporan harus kelar,
dan migraine sedang sehat-sehatnya mencintai kepala saya.

toilet yang baru ditumpahi hutan cemara oleh cleaning service
yang jatuh cinta kepada teman masa kecilnya kotor lagi tiba-tiba
sebab saya harus muntah—mengeluarkan migraine yang sakit
sangat mencintai kepala saya, di mana kamu selalu berada. saya
memuntahkan pula teh yang kamu bikin sambil tersenyum
karena hangat mencintai saya.

hari ini saya memuntahkan teh kamu. kemarin saya tidak
sempat meminum teh kamu dan membiarkannya dingin.

selalu ada alasan dan kesalahan untuk meminta maaf
dan lebih mencintai besok hari, dan kamu terlalu
lapang untuk itu.

Iklan

One thought on “teh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s