menikmati malam natal di ambon

~ bersama @iphankdewe

sepanjang malam kami tak terpejam. dari pucuk bukit tempat barak-barak pengungsi pernah berdiri, kami
menyaksikan langit yang semula tidur bagai bayi
tiba-tiba jadi lautan cahaya. cahaya. cahaya.
sebuah bah cahaya.

kota ambon mata-air-cahaya. dari ribuan rumah
bermancuran cahaya, kemudian pecah di udara
bermekaran sebagai kegembiraan warna-warni.

ledakan-ledakannya adalah hentakan musik hip-hop.
tidak menyerupai rentetan peluru dari para polisi
dan tentara yang siaga berjaga di sepanjang jalan,
sepanjang bulan.

*

sepanjang malam kami tak terpejam. ini malam
dengan langit dan udara yang pernah penuh
aroma mayat ditaburi milyaran bunga cahaya
dari bawah.

di dekat kami, seorang ibu yang belum menemukan
makam anaknya tak putus menatap langit berseru subhanallah sampai pulang membawa
sepasang mata dan senyum berkaca-kaca.

*

sepanjang malam kami tak terpejam. langit, kelopak
cahaya raksasa itu, bunga yang tidak mudah layu
dan menaungi kami

hingga subuh. musik hip-hop itu membuat anak-anak muda bergoyang sambil memanggil mama mereka:
sio mama. sio mama.

ada lelaki tua lewat hendak membangunkan adzan
yang semalaman tidur lelap di kubah masjid, dalam
selimut cahaya kembang api dan doa natal. dia
singgah membantu anak muda yang sungguh
mabuk dan jatuh di kaki pohon terang.

*

sepanjang malam kami tak terpejam. kami menuruni
punggung bukit dan menyaksikan para perempuan
membersihkan jalan dari sampah cahaya.

mobil penjinak bom dan para polisi terkantuk-kantuk
di depan pintu gereja.

kami dengar bel gereja berdentang sekali saat pintu toko roti kenari dari jaman belanda itu terbuka.

kami mendongak dan menyaksikan sekawan burung
terbang berputar di atas menara. sayap-sayapnya berkilau diterpa gerimis.

Ambon, 25 Desember 2011

Iklan

One thought on “menikmati malam natal di ambon

  1. Wawww, Ambon yah.. pengen kesana..
    pertanyaan utama, gimana rasa masakannya disana? share foto dong 🙂

    enw, twitter @hurufkecil baru aja di followed oleh @radityadika, yes, Raditya Dika follow kmu 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s