selembar gambar yang dirobek jadi dua

— kepada tiwi dan adib

di dalam selembar gambar
sepasang wajah orangtuaku
penuh dengan senyuman.
sepotong pipi kanan ayah
merasuk ke pipi kiri ibu.

gambar itu dipamerkan di ruang tamu
selama bertahun-tahun sebelum datang
kesepakatan di sebuah jelang-petang.

gambar itu harus turun dari dinding,
harus keluar dari pagar-pigura,
harus dirobek menjadi dua.

pelan-pelan ayah dan ibu
membelah gambar itu
agar sepasang potongannya
masing-masing bisa utuh
menjadi satu wajah ibu
dan satu wajah ayah.

namun tangan-tangan mereka ternyata
tidak bisa membelah dengan sempurna.

sekarang setelah mereka tua
aku kadangkala menemukan ibu
mengelus-elus pipinya yang berisi
sepotong pipi ayah.

dan seringkali memergoki ayah,
termenung merindukan sepotong pipinya
yang tertinggal di pipi ibu.

2 thoughts on “selembar gambar yang dirobek jadi dua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s