selusin puisi kecil – 10

 

satu –

jika cinta harus menulis lagu,

ia pasti akan meminjam bunyi darimu

dan sunyi dariku.

 

dua –

tanpamu, jiwaku berada di antara belit kemacetan

jalan-jalan ibukota dan kebebasan langit

yang terbuka di desa.

 

tiga –

jiwaku buta oleh senyap sayap langit malam

dan debar di dadamu satu-satunya pendar cahaya

yang bisa aku dengar.

 

empat –

semata bulan yang mampu menghitung

jumlah bintang di sepasang matamu.

 

lima –

engkau adalah malam

yang menggenggam mimpi pecahku

di cuaca penuh badai ini.

 

enam –

di antara para tentara dan orang-orang berdarah di jalan raya,

aku mencari kantor pos hendak mengirim diriku ke dadamu.

 

tujuh –

engkau adalah cara cinta

membungkus dirinya sendiri

menjadi kado yang indah.

 

delapan –

kecupan pagi yang memekarkan pejam kelopak mataku

akan menciptakan pemandangan indah sepanjang siang, sayang.

 

sembilan –

bahkan malam paling dingin musim hujan

tak akan mampu menyembunyikan hangat matahari

dari matamu yang jauh dariku.

 

sepuluh –

sebab kau memiliki seluruh musim di matamu,

aku percaya langit sungguh mau merebutmu dariku.

 

sebelas –

orang-orang berterima kasih kepada matamu,

sepasang laut kecilku, yang tak henti memantulkan

warna cerah ke langit .

 

duabelas –

langit paling cerah tak mampu menyerupai matamu,

laut tak pernah berhenti membicarakan namamu.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s