Ini Sajak Cinta yang Longgar

untukmu. aku tidak tega melihat dadamu
sesak nafas dan kau mati dililit kata-kata,
sajak yang ketat, sajak yang jahat—

pakaian yang dijahit sangat sempit.

sajak sudah ribuan kali jadi penjara atau liang
makam yang memakan tubuhmu—mengganggu
jalanmu, meremas dan memeras payudaramu.

ini sajak yang longgar. tantanganmu juga
tangan-tanganku bisa leluasa masuk-keluar,
menurun-mendaki, seperti yang aku dan kau
hendaki.

aku mau tubuhmu berada dalam baju kurung
atau baju hamil—bernafas seperti udara bebas
atau bayi yang baru lepas dari rahimmu.

kau, tentu saja, bisa membuka kancingnya,
menanggalkan dan meninggalkannya.

Padang, 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s