Di Hari Kematian Istriku yang Bisu

tidak ada, tidak akan ada kesedihan terlahir sama
maka itu tidak pernah ada airmata mengalir sia-sia

dan hari ini telah terlahir kesedihan dari kematianmu
khusus buat menikahi dan membahagiakan airmataku

sungguh, mataku yang buta hanya mencintai matimu
yang tidak tahu mengucapkan selamat tinggal, istriku!

Bandung, 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s