Sebelum Hujan Bulan Juni

:sdd

Bulan-bulan yang sarat air itu telah surut
langit kini hanya punya apa, kecuali api?

Maka menangislah kita sepuas kemampuan,
sebuas kemauan, agar hangus segala rawan
menjadi gumpal jelaga di gempal wajah awan.

Kelak ketika hitam wajah awan yang embun
dari duri dahan mata kita itu kembali mencair,
kita hanya butuh tabah jika seorang penyair
menamainya sesuatu semisal hujan bulan juni.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s