Puisi Cinta atau Pertanyaan-Pertanyaan

Seutas ulas senyum yang pantas dan pas
mengenakan wajahmu, senyum panas
yang, aduh, menyeduhdidihkan dadaku,
tahukah engkau berapa jumlah wajah
yang salah telah ia coba sebelum tiba
dan terikat di wajahmu, kekasihnya

Segaung agung suara yang gula dan lagu,
yang menghamba dan menyembah lidahmu,
yang menggubah setiap kata menjadi nada
dan mengubah utuh tubuhku menjadi telinga,
tahukah engkau di tebing-tebing mana saja
ia mencari-memanggil-benturkan namamu
sambil memanggul berat rindu agar mampu
sampai meraih merah lidahmu, kekasihnya

Sealur alir airmata yang perih dan jernih
sejernih cahaya matahari di mataharumu,
yang melihat diriku semu semata bayangan,
tahukah engkau sejauh mana perjalanan
telah ia tempuh dari akar-akar pohonan,
anak-anak sungai, awan, hujan dan telaga
juga kerongkongan-kerongkongan dahaga
hingga jatuh cinta dari matamu, kekasihnya

O, Kekasihku?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s