Cinta yang Marah

Kumpulan sajak terbaru saya, Cinta yang Marah, akan segera terbit…

AKU dan Aan. Kami adalah teman sepermainan (meski sampai kutulis rangkaian kalimat ini kami tak pernah bertemu). Kami suka jalan berangkulan, kejar-kejaran, saling memamerkan mainan baru, kadang saling iri hati luar biasa, sesekali saling curi, dan yang paling sering adalah kami saling merindukan. Bila satu-dua minggu tak ada sajak baru di blog (dan belakangan di facebook kami), kami akan saling bertanya, “apa kabar dia, ya?” Yang mempertemankan kami adalah: Puisi. Permainan kami adalah: Puisi. Saya tahu persis bagaimana sajak-sajak saya suka nyasar di bait-bait sajaknya, dan dia amat tahu bagaimana saya dengan lihai mencolong kata-kata dari sajaknya. Kadang, kami sengaja membuka pintu rumah kami agar ada sesuatu yang saling kami curi. Sajak-sajaknya di buku ini, nyaris membuat saya merasa tak kuat lagi berlari mengejar dia. Tapi, jangan kuatir Aan, aku akan terus mengejarmu. Kita tak akan pernah berhenti kejar-kejaran! Percayalah!

Hasan Aspahani, penyair tinggal di Batam

One thought on “Cinta yang Marah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s