Sajak Berjudul Panjang #5


seharusnya adegan perpisahan sepasang kekasih di film yang aku nonton barusan, meminjam apa yang kau lakukan dulu sebelum meninggalkan aku di pintu gereja petang itu ketika angin membawa hujan berteduh ke dalam gereja yang berisi kursi-kursi kosong dan gaung doa

kau memasang sandalmu di kakiku dan memasang sepatuku di kakimu. dengan mengenakan sepasang sepatu yang longgar di kakimu itu kau berbalik dan pergi tanpa ada kata-kata di bibirmu, juga di matamu. hanya kuyup di bajumu yang di mataku berubah warna dan doa-doa keluar dari gereja memenuhi telingaku.

(sementara sandalmu yang sempit di kakiku, seperti genggaman yang tak hendak lepas)

2009

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s