Sajak tentang Nenek, 1

Sambil menggenggam ktp kakek
yang sudah lama mati,
ia berkata:

Aku tahu kini
mengapa dulu kau rajin
mengajak aku bermain
hujan berduaan.

Di musim hujan begini
kenangan, seperti juga liang makam,
sungguh mudah digali.

Makassar, 2008

3 thoughts on “Sajak tentang Nenek, 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s