Duri

Aku menyusu di batang pohon jeruk bali
sebelum sebuah yang hijau-matang
jatuh menimpa tubuhku dan aku
lepas dari ibu yang aku cintai itu.

Gadis manis bermata bening beling
riang berlari menyambut jeruk jatuh
sepasang kaki kecilnya bermata buta
menginjak runcing kepalaku.

Aku dalam membenam
di telapak kakinya yang empuk
dan meneteskan darah.

Aku jatuh cinta dan terharu
jemarinya mencoba mencabut tubuhku.

Aku sungguh hanya duri
harus melepaskan diri
dari setiap yang dicintainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s