#19 . 2008

Gula Hela

Pada mulanya aku duga kayu cendana
tetapi dia bilang sebungkus gula hela.

Gula ini hanya ada di kota ini. Manis,
tentu saja, terbuat dari sari buah lontar.

Apakah senyum istri tuan, juga manis?

Aku ingat kau sebagai jawaban pertanyaan
perempuan muda pembuat gula hela itu.

Dia bercerita padaku: gula hela tak bisa jadi
ketika pembuatnya didatangi menstruasi.
Paling manis tiga hari setelah bersihkan diri.

Bukankah istri tuan, juga seperti itu?

Aku tiba-tiba sungguh merindukan kau
dan perempuan muda pembuat gula itu
tersenyum paham. Sebelum pulang, aku beli
beberapa bungkus sebagai oleh-oleh buatmu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s