#15 . 2008

Berempat di Balkon Belakang

–bersama Jamil, Dedy dan Achy

Ini tempat pengungsian. Di ruang tengah dan ruang tamu,
di halaman dan di jalanan orang-orang sedang berperang.

Tidak boleh ada di antara kita yang membawa serta suara-suara
senjata ke tempat ini. Di sini kita berempat hanya boleh tertawa.

Jika sudah puas tertawa, seseorang boleh memulai membaca puisi
atau menyanyi. Tetapi jangan puisi dan lagu sedih. Dilarang keras!

Ini tempat persembunyian. Di luar tempat ini, orang-orang biarkan
saling membunuh. Di sini kita berempat merdeka dari kepedulian.

Tuang lagi minumannya ke gelas! Sulut lagi batang-batang rokok!
Tempat ini harus sungguh-sungguh jauh dari seluruh riuh huru-hara.

Biarkan matahari sore tenggelam! Biarkan pagi bertukar malam!
Ayo, tertawa lebih keras! Ayo, tertawa lebih keras! Lebih keras!

Ini tempat beristirahat. Kali ini kita berkawan dengan keriangan.
Setelah tandas semua gelas, rokok dan tawa, kita akan menangis.

Seseorang akan datang dan menangkap basah kita sedang mabuk.
Menyeret dan memaksa kita kembali ke jalanan menikmati perang.

Kita berempat akan dipisah-pisahkan, seperti kata-kata dibongkar
dari sebuah puisi sederhana yang pernah mencoba menyatukannya.

Kita akan mengenang tempat ini, tempat yang menyimpan tawa,
puisi, nyanyian, aroma minuman dan asap rokok kita selamanya.

One thought on “#15 . 2008

  1. kenapa jadi kayak lagunya peter pan, hahaha…walaupun ada namaku di situ, sepertinya saya kurang suka akan beberapa bagiannya… tapi lumayanlah daripad saya yang belum juga menghasilkan apa-apa.dari seorang oedipus complex untuk seorang pedofilia…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s