tiga paragraf dari tiga penyair

Cinta betul-betul menjadi hal terutama dalam hidup. Siapa beroleh cinta, dia beroleh kemenangan. Lewat buku puisi ini, M. Aan Mansyur menjelmakan dirinya menjadi pecinta yang sempurna. “Lubang tanam bagi mayatmu,” begitu katanya. Maka sepenggal kisah hidupnya yang tersaji dalam buku puisi ini begitu nikmat untuk diselami.

Dedy Tri Riyadi, orang iklan dan pengelola blog puisi: http://www.toko-sepatu.blogspot.com

Membaca sajak-sajak M. Aan Mansyur seperti menyimak wajah perempuan yang raut wajahnya suka berubah-ubah. Kadang suram, kadang gelisah. Satu waktu terlihat marah, di waktu lain malah tersenyum ramah. Tapi ada satu hal yang tampak sama: sajak-sajak Aan terasa sederhana, seperti wajah perempuan cantik yang tetap terlihat cantik walau tanpa dandanan meriah. Sedikit tambahan, sajak-sajaknya membuatku banyak mengenang ibu, rumah, kota tempat ibu dan rumah, kematian serta kenangan itu sendiri.

al-Muzzammil, pengelola blog puisi: http://www.kuasajak.blogspot.com

Saya mungkin terlalu banyak membaca puisi. Karena itulah, saya sering menemukan puisi yang ditulis oleh penyair yang lupa bahwa puisi itu adalah seni. Ya, seni puisi. Memang ada penyair yang sombong yang pernah bilang bahwa puisi itu melampaui seni dan melampaui bahasa, tapi saya tak maulah percaya sama penyair sombong itu. Saya merasa aman dan nyaman pada keyakinan saya – sampai kelak saya murtad dan mendirikan aliran sesat sendiri – bahwa puisi adalah seni, dan seni itu menawarkan keindahan. Ya, karena itulah saya amat menyukai sajak-sajak M Aan Mansyur dalam buku ini.

Hasan Aspahani, penyair, wartawan dan pengelola blog puisi: http://www.sejuta-puisi.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s