Berjalan di Sisi Berlainan

Mulai sekarang, aku hanya akan menyusuri satu sisi jalan,
trotoar yang di atasnya aku bagaikan sedang naik sampan,
berombak dan berangin tenang tapi lapar menenggelamkan.

Tak akan kugunakan zebra cross dan jembatan penyeberangan.
Di sini saja aku akan bertahan, berjalan hingga bertemu tujuan
yang disembunyikan oleh jutaan liku-kelokan dan persimpangan.

Aku tak akan pernah hirau dan marah pada ramai kendaraan
yang melaju, semrawut dan klaksonnya tak henti dibunyikan.

Kau tenanglah di sisi seberang berjalan tanpa perlu gangguan,
tanganmu-tangannya akan aman dan nyaman bergandengan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s