Catatan Perjalanan, 5

: di Pantai Kamali

malam menyala di Kamali
perahu-perahu menyandarkan bahu
di pantai sambil menunggu nelayan

seekor naga yang hanya pernah
aku dengar dari dongeng di pangkal tidurku
gagah menjaga anak-anak bermain di pantai

para penjaja kasuami menanti pembeli
menyapaku dengan manis senyuman
membuat tanganku merasa bersalah
jika tidak sampai merogoh saku

“Tuan pasti seorang pendatang,
peluhnya tidak beraroma ikan.”

sambil menyesuaikan lidah dengan kasuami
di Kamali aku menyaksikan
malam terbenam ke dalam kalut
dan bulan tenggelam ke dalam laut

Bau-bau, 2007

Catatan:
-Kasuami adalah penganan khas Buton, terbuat dari ampas ubi kayu yang dikukus bersama kelapa. Penganan ini biasanya disantap bersama ikan bakar atau ikan saus.
-Di Pantai Kamali ada sebuah patung naga besar.

Iklan

One thought on “Catatan Perjalanan, 5

  1. MinTa PnjLsaN TenTang PggUnaaN Pra NeLayaN Yg MenAngKap iKan d’KadaTua SecRa Umum dgN MngGunKan Redi.
    So Q Lgi mnLti TntAng i2 Bwt SKRIPSI Ku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s