selepas baca buku #1

PADA SEBUAH TENGAH MALAM DI KAMAR
SELEPAS BERBINCANG DENGAN TOLSTOY

Di atas satu-satunya meja milik kamar ini, Tolstoy
telungkup hendak mengubur dirinya ke dalam debu.
Berkali-kali sudah aku menguap. Di kepalaku meluap
kantuk yang ingin melupakan bantal dan tempat tidur.

Di punggung Tolstoy tiba-tiba telepon menyanyikan
lagu lama itu, lagu kesukaan kita yang telah berulang
kali menjadi baru melalui suara bintang-bintang muda,
mengantarkan huruf-huruf yang diciptakan dari jari-jari
dan ingatan pada nomor teleponku, ingatanmu padaku.

Tulang-tulang senang pergi dari rumahnya mewariskan
buat kita usia tua sakit-sakitan. Amankan kesehatan!

Di luar, jalan raya yang insomnia sejak lahir, sedang
berusaha meyakinkan diri agar bisa mencintai seluruh
ban kendaraan dan langkah kaki yang sangat mencintai
tubuhnya. Aku pernah menginginkan jadi jalan raya itu:
memanjang hingga bisa mencium telapak kakimu. Tapi

kenapa amat lambat ingatan dan jarimu dipertemukan?

Otot-ototku sekarang adalah dedaunan yang rontok
dan tulang-tulangnya batang tumbang. Satu-satunya
harapan tersisa jiwaku menjadi tanah yang gembur,
minuman pepohonan lain agar mampu menciptakan
bayangan untuk meneduhkan jalanan yang hendak
mengajakmu pulang suatu waktu entah kapan, kelak.

Tolstoy sudah betul-betul tidur dan tak ada mimpi
yang dia temukan. Hanya ada dengkur yang melulu
bicara tentang pedihnya mencintai. Aku menangis,
namun tak ada telinga mendengar kecuali telepon
di punggung Tolstoy sahabat tua-baikku itu. Untuk
sementara biar layarnya menyimpan huruf-hurufmu.

Dengan kantuk dan sesekali batuk, aku bercakap
dengan pintu kamar yang tak pernah kenal ketuk.
Jika aku menghubungi nomor teleponmu, besok
pagi Tolstoy akan bangun sambil mengutuk-ngutuk.

Jangan pernah mempercayai cinta, kecuali kepada
kalimat-kalimat yang malu dia ungkapkan padamu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s