Hujan sangat mencintaimu

Sebetulnya sudah pagi
tetapi matahari lenyap
dan matamu tetap lelap.

Orang yang ramai melintas
di depan rumah ramai juga
melintas di dalam mimpimu
dengan wajah jauh lebih ramah.

Langit sangat memahami apa
yang terjadi antara kenyataan
di luar dan di dalam mimpimu
maka ia kirimkan hujan pagi ini.

*

Sebetulnya sudah hampir siang
tetapi kau terus saja mengamati
tiap wajah yang melintas itu.

Kau sibuk mencari-cari satu wajah.

Di luar tidurmu, tentu kau tidak tahu,
orang-orang sedang mengutuk hujan.

Tetapi hujan sangat mencintaimu.
Ia tidak hendak kembali ke langit,
sebelum kau menemukan wajah itu,
sebelum kau mengecup wajah itu,
wajah yang selalu kau rindukan itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s