Dunia dalam Gelas

beberapa hari sebelum tanggal
yang dilingkari bidan itu tiba
ia duduk sendiri di meja makan

sebuah gelas berisi air putih
menatap matanya dari atas taplak
seperti isyarat tak menemu kata

rahimnya adalah gelas kaca
ada yang berenang-senang
di dalamnya, mahluk mungil
pemilik taman dan senyuman

ia mengangkat gelas lebih dekat,
lebih erat ke dadanya yang hangat
tetapi gelas lebih memilih jatuh
membenturkan diri di lantai

dan berkeping seperti takdir

padahal ia ingin hamil selama-lamanya
agar dunia aman di dalam tubuhnya.

2007

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s