lima sajak pendek

di beranda

sementara aku duduk di sini
di beranda renta ini
ada seorang melewati jalan
di depan rumah, amat lamban
langkah-langkahnya
seolah tak ada seorang pun
menunggunya di sebuah tempat,
di sebuah beranda,
di sebuah tujuan
dan aku disergap haru
hanya duduk tak menunggu
siapa pun melainkan maut

seorang lain

aku bercakap dengan kau
dan seorang lain di dalam kau
matanya aku tangkap mengintip
dari matamu

suaramu melampaui suaramu
sampai di telingaku
ada makna lain menumpang
di maknamu

bicaramu menampung kata-kata siapa?

aku bercakap dengan kau
dan seorang lain di dalam kau
aku ingin mengenal dia, orang
yang tinggal di dalam kau

namun mungkin orang di dalam aku
dan orang di dalam kau sudah lama
saling mengenal dan pernah berbagi
rahasia di suatu waktu dulu

kisah kecil air mata

di atas surat yang tak pernah sampai
pada tanda tangan, jatuh air matanya
tinta mengotorinya seperti danau
dicemari cairan-cairan berbahaya

lalu ikan-ikan melepaskan sirip dan ekor
terapung seperti pecahan geladak
kapal oleh tangan-tangan ombak

dan langit yang pernah biru
tak bisa bercermin di sana
sebagaimana dia tak bisa
melihat sedihnya lagi di situ

di rahim tanah

di mana rumputan menemukan bunga?
di rahim tanah, di rahim tanah yang gembur

di mana sumur mendapatkan mataair?
di mana alir sungai-sungai akan berhilir?
di rahim tanah, di rahim tanah yang subur

di mana akan kau tanam tangismu?
di rahim tanah, di tempat ibuku terkubur

doa

ingatkan agar aku sadar
usiaku akan pelan-pelan
berubah jadi bumi

ingatkan aku seluruh tangan
yang pernah menanam bebijian
di ladang-tubuhku

sebab aku ingin melihat mereka
merayakan pesta di musim panen

Iklan

2 thoughts on “lima sajak pendek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s