nyanyian


aku menggubah nyanyian seperti linen rambutmu
hitam dan ada cahaya berkilau
–masihkah kau ingat, malam itu, di danau,
bulan purnama membuat pepohon cemara
jadi bayangan belaka?

ya, seperti itu nyanyianku,
seperti rambutmu,
seperti pohon bayangan
di bawah bulatan bulan

aku akan bermain-main sendiri dengan nyanyian
seperti seorang anak kecil yang tak punya teman

tak kuminta kau merasakan jemariku di rambutmu,
namun di jemariku aku akan merasakan rambutmu

tak kubayangkan kau tertidur oleh nyanyian,
namun ke dalam selimutmu
aku ingin ikut bermimpi

tak akan sampai nyanyianku
menggetarkan apa-apa di jantungmu,
namun di jantungku
seluruh rahasia
akan bergetar

dan alisku akan basah
seperti cemara di danau
sebelum pagi

sebelum mimpi
di balik selimutmu
pecah

2 thoughts on “nyanyian

  1. Sekali2 begini dong, K’! Iya.. Kemarin, puisi2nya semuanya bercerita kekosongan, kesesakan, kesakitan, kematian, dan peti mati… membuat saya juga merasa kena ASMA MENDADAK… he..he.. SEMANGAT K’Aan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s