anak-anak tangga

langkah-langkahnya naik turun berjalan di tubuhku
tidak sekali pun ia pernah bertanya: apa kabarmu?

kadang aku mau menarik satu pergelangan kakinya
lalu ia terjatuh dan keningnya membentur lantai

tapi, ah, sungguh aku tak tega melihatnya menangis
seperti saat perempuan itu pergi dan ia mengejarnya
hingga ke jalan raya dengan kaki-kaki telanjang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s