Bersama Marie Sofie di Sebuah Desa

Marie Sofie, sejenak lupakan saja bahasa Prancis
yang susah mengalir di bibir orang-orang Bugis

Akan kuajari kau beberapa kata,
mereka bicara dengan bahasa
masa kecilku yang sederhana

“Oui, merci.”

Marie Sofie, merci n’est pas buginese.
Terima kasih bukan di lidah tapi di mata

Jika mereka menyuguhimu secangkir teh
reguk manisnya dan tersenyumlah
sebagai batang-batang tebu tua
itulah terima kasih yang mereka ketahui

Bertamulah seperti anaknya baru pulang rantau
mereka tak menunggu buah tangan darimu
atau kenang-kenangan saat kau tinggalkan

Tak perlu berjanji kapan-kapan akan datang
mereka yakin penuh engkau akan pulang
seperti nasi dan sayur mereka hilang
seluruh kau simpan dalam kenang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s