IBU, NERAKA ADA DI MANA-MANA

ibu, neraka ada di mana-mana. di mata sahabat-sahabatku. di cibir bibir orang yang kukenal–juga yang tak kukenal. di telingaku juga ada. di jarak antara kita, di jendela kamarku, di lembar-lembar buku yang kubaca, di suara kendaraan yang melintas di depan rumah. di mana-mana, Ibu.

di manakah sudut yang paling sudut, Ibu? aku ingin menyembunyikan diriku di situ. sebab aku masih ingat pesanmu; hiduplah, hiduplah meskipun engkau harus mati karenanya!

aku melakukannya, Ibu. aku menjalani semua hidupku; hidup yang tak ada kehidupan di dalamnya.

neraka ada di mana-mana, ibu. di dalam sepatuku, di sela-sela helai rambutku, di dompetku, di poster lomba yang kulihat di halte, di e-mail seorang temanku di seberang samudera, juga di tulisan ini. di mana-mana, ibu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s