SESEORANG TERBANG, EMPAT SAJAK TERBILANG

SEJARAH MATA, SEJARAH WAKTU

/1/
sebelum ada mata
waktu adalah batu

/2/
mataku bertemu matamu
waktu hanyalah kali kala itu
menunaikan tugasnya satu
lahir dan hadir untuk mengalir

/3/
mataku bertamu di matamu
waktu adalah danau
air berhenti mengalir
tak ada rasa khawatir

/4/
matamu kumau mataku
waktu meluas jadi lautan buas
dan tiba-tiba tak ada yang pasti
kecuali satu; semuanya barangkali

/5/
matamu meninggalkan mataku
waktu tinggal endapan
dan segala adalah ingatan
samar kusebut kenangan

/6/
pada akhirnya akan tiba
matamu dan mataku buta
mau bersatu, aku dan kau tabu
air lenyap dan waktu kembali batu

Makassar, Mei 2006

SEJARAH MATA, SEJARAH JARAK

/1/
mata mengatur cahaya
cahaya mengukur jarak

/2/
mataku tak mengenal matamu
jarak adalah matahari, jauh tak terjangkau

/3/
mataku melihat matamu
jarak adalah bintang, jauh memukau

/4/
mataku memasuki matamu
jarak adalah bulan, hangat di dekapku

/5/
mataku adalah matamu
jarak adalah gelap, hanya aku dan kau

/6/
matamu keluar dari mataku
jarak adalah neraka, tak bisa kubayangkan

Makassar, Mei 2006

SEJARAH MATA, SEJARAH KATA

/1/
cari kata
dari mata

/2/
suatu pagi,
aku mendengar bunyi
dari matamu
sesuatu makna
yang belum kupahami

/3/
kuintip matamu
di siang hari
berserak huruf-huruf
seperti kering dedaunan
akan bersatu jadi tanah

/4/
kusinggahi matamu
suatu senja
membaca kata-kata
yang meleleh
seperti hujan
akan mendaunkan
tebaran bebijian

/5/
malam hari aku mimpi
di antara matamu dan mataku
memanjang kalimat
seperti ranting melebat
bergantungan bunga-bunga
menjanjikan biji-biji baru

/6/
mataku terbangun sebelum pagi
dan tak melihat matamu lagi
sementara cerita yang sejatinya ada
seperti pohon yang tumbang
oleh badai di masa depanku
yang ternyata masa lalumu

Makassar, Mei 2006

SEJARAH MATA, SEJARAH ARAH

/1/
di mana mata memandang
di situlah arah dijelang

/2/
mataku memandang matamu
matamu adalah arahku
matamu balas memandang
mataku kau timbang-timbang

/3/
mataku lenyap ke dalam matamu
seluruh penjuru adalah arah
tempat aku dan kau menuju

/4/
matamu lengkap jadi mataku
yang manakah arah,
selain yang satu?
—kita adalah arah

/5/
mataku adalah jendelamu
kau melihat lain arah
aku mengikuti pandanganmu
dan matamu tetap arahku

/6/
mataku kehilangan matamu
lalu kenangan akan mata itu
kupugar jadi sebuah rumah
dan kubuatkan ia pagar
di mana mataku tertidur
sambil menunggu dalam mimpi
ada yang menuntunmu pulang
melihatnya lagi sebagai arah

Makassar, Mei 2006

4 thoughts on “SESEORANG TERBANG, EMPAT SAJAK TERBILANG

  1. Siapa butuh mata dalam kata?Biar kata tanpa mata,biar jadi mata saja.Lihat saja.Biar tidak terkurung waktu dalam mata mengkata.Biar saja.Tidak ada kata mata mengkata.Itu matamu ini kataku🙂.Sori ngaco🙂

  2. Get any Desired College Degree, In less then 2 weeks.Call this number now 24 hours a day 7 days a week (413) 208-3069Get these Degrees NOW!!!“BA”, “BSc”, “MA”, “MSc”, “MBA”, “PHD”, Get everything within 2 weeks.100% verifiable, this is a real dealAct now you owe it to your future.(413) 208-3069 call now 24 hours a day, 7 days a week.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s