Pinjam Buku

Image hosted by Photobucket.com

…”Hanya orang bodoh yang meminjamkan buku kepada orang lain. Akan tetapi orang yang mengembalikan buku pinjaman adalah orang gila.”…

Pak Slamet Iman Santoso, 89 tahun, keheran-heranan. “Baru sekarang saya temukan orang yang saya pinjami buku mengembalikannya dengan utuh,” katanya kepada sebuah koran ibu kota beberapa waktu lalu. Pendiri Fakultas Psikologi UI, dan pernah menjadi Penjabat Rektor UI, lalu menyambung, “Biasanya orang lupa mengembalikan, atau diam saja, tak bereaksi.” Profesor emeritus Fakultas Psikologi UI kelahiran Magelang itu, yang waktu kecil dijuluki “setan alas” karena nakalnya bukan main, tambah heran lagi karena ada instansi yang ia pinjami buku bukan saja tak mengembalikan buku itu, tetapi juga bahkan tak menyentuhnya.

Jangan-jangan lelucon Gus Dur, Ketua PBNU itu, terlalu dianggap serius oleh orang. Ketika memberi pengantar buku Mati Ketawa Cara Rusia, sebuah buku humor yang meledak pada pertengahan 80-an, dan kemudian menjadi genre sendiri dengan terbitnya buku-buku semacam itu, Gus Dur memang menyinggung ihwal pinjam-meminjam buku. Lulusan Fakultas Sastra Universitas Baghdad, Irak, itu mengatakan, “Hanya orang bodoh yang meminjamkan buku kepada orang lain. Akan tetapi orang yang mengembalikan buku pinjaman adalah orang gila.” Tentu saja Gus Dur bercanda, karena, selain lihai bermanuver, orang tahu bahwa Gus Dur seorang yang humoris.

Lebih unik lagi komentar Charles Lamb, seorang kritikus asal Inggris. “Spesies manusia, menurut teori terbaik yang dapat saya bikin, sejatinya hanya terdiri dari dua ras yang berbeda: yaitu peminjam dan yang meminjamkan,” katanya. Dan tentang peminjam buku? “Mereka adalah perusak koleksi yang sudah ada, membuyarkan simetri buku-buku pada rak, dan pembuat volume buku yang lengkap menjadi ganjil.”

Yang lebih tak dinyana, perihal etika terhadap buku, termasuk pinjam-meminjam, dibahas dengan amat serius oleh sarjana-sarjana Islam zaman dulu. Diantaranya Al-Almawi (wafat 1573) yang menulis buku dengan satu bab khusus tentang itu, dan penuh dengan anekdot. Salah satunya cerita tentang Abu Al-‘Athahiyah yang tidak suka meminjamkan bukunya. Tapi si peminjam berkata, “Tidakkah engkau tahu bahwa kehormatan (makarim) justru selalu timbul dari perbuatan yang tak disukai pelakunya (makarih)?” Abu Al-‘Athahiyah tak bisa lain kecuali meminjamkan bukunya. Resep yang mungkin bisa kita coba sekarang.

Lalu tentu saja ada beberapa nasihat. Misalnya: Janganlah Anda merasa cukup puas dengan meminjam buku, jika Anda bisa membeli atau menyewanya. Malah ada juga syair:

Wahai engkau yang meminjam buku dariku,
Ingatlah bahwa perlakuanmu terhadap buku pinjaman akan menyenangkan hatiku jika perlakuanmu itu juga menyenangkan dirimu.

Dan tentu ada pula peringatan: Waspadalah terhadap penipuan berkenaan dengan buku, yakni tidak mengembalikan buku pinjaman pada pemiliknya.

Memang, entah karena teledor, atau sengaja, atau pula khawatir “dianggap gila”, buku pinjaman sering tak kembali. Tapi, tentu saja, lebih banyak lagi yang merasa wajib mengembalikan buku pinjaman, seberapa pun terlambatnya. Contohnya adalah Richard Dodd ketika pada 7 Desember 1968 mengembalikan sebuah buku tentang penyakit demam karangan Dr. Currie (terbit tahun 1805). Adalah eyang-buyutnya yang meminjam buku itu dari Perpustakaann Kedokteran Universitas Cincinnati pada tahun 1823. Jadi, entah kenapa, buku itu baru kembali setelah 145 tahun. Denda yang seharusnya sebesar 2.264 dolar tak usah dibayar.

Rekor dunia malah lebih lama dari itu. Sebuah buku berbahasa Jerman tentang Keuskupan Bremen (terbit tahun 1609) dipinjam oleh Kolonel Robert Walpole pada tahun 1668 dari Sidney Sussex College, Cambridge, Inggris. Barangkali sang Kolonel teledor, dan perpustakaan tidak teliti. Lama kemudian buku itu ditemukan oleh Prof. Sir John Plumb di sebuah perpustakaan di Houghton Hall, Norfolk, dan langsung dikembalikan pada pemilik semula pada tahun 1956. Jadi sesudah 288 tahun. Dendanya? Tak dihitung, dan karenanya tak usah dibayar.

(tulisan ini dicomot dari kolom selisik mizan.com.)

One thought on “Pinjam Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s