seharusnya ‘jangan santai’ bukan ‘jalan santai’

Image hosted by Photobucket.com

ini kisah lucu dari Makassar. Minggu (6/6/05) pagi ada acara jalan santai yang dilepas Walikota Makassar di Pantai Losari. acara itu dilakukan sebagai pencanangan Gerakan Makassar Membaca. hahahaha…lucu sekali! tidak perlu rasanya saya katakan lebih jauh dimana letak lucunya. cukup saya katakan, gak nyambung lagi!

gerakan ini dengan jelas mengatakan bahwa Makassar memang bukan kota para pembaca buku. lalu kenapa harus jalan santai? di era e-book sekarang ini masih ada kota (yang disebut-sebut metropolis) baru mengadakan gerakan membaca. telat berapa ratus tahun tuh? gerakan yang penting kok pake jalan santai? seharusnya gak boleh santai lagi, harus cepat-cepat biar ketertinggalan bisa terburu. yang lain sudah sampai di entah kita baru memulai sebuah start, jalan santai lagi. bukankah akan lebih bagus kalau jalan cepat atau lari aja sekalian! bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s